Perjanjian yang Harus Dimiliki Startup Untuk Memulai Bisnis
Jan 12, 2024
Dalam memulai perusahaan rintisan (startup), selain legalitas dan perizinan usaha, tentu perusahaan startup membutuhkan dokumen lainnya untuk melindungi perjalanan bisnisnya. Salah satu yang diperlukan yaitu pembuatan perjanjian hukum atau kontrak bisnis.
Perjanjian/kontrak bisnis merupakan dokumen yang penting untuk mengatur dengan jelas antara hak dan kewajiban para pihak serta perlindungan bisnis dari permasalahan hukum yang akan dapat terjadi di masa yang akan datang. Jenis kontrak bisnis ataupun perjanjian hukum yang dibutuhkan tentunya sangat beragam, sangat bergantung dengan kegiatan usaha startup itu sendiri. Namun terdapat 6 (enam) perjanjian dasar yang perlu dimiliki sebuah startup, mulai dari Perjanjian Pendiri, Perjanjian Pembiayaan, Perjanjian Kerja, Perjanjian Kerahasiaan, Kebijakan Privasi, hingga Term of Use Agreement. Lalu apa saja yang membedakan dan tujuan perjanjian-perjanjian tersebut?
Perjanjian Pendiri (Founders Agreement)
Founders Agreement merupakan sebuah kebijakan perjanjian antara dua atau lebih pendiri perusahaan untuk membangun bisnis bersama. Founders Agreement berisi banyak hal, mulai dari peran masing-masing pendiri, hubungan antar pendiri, dan pernyataan bahwa seluruh hasil pekerjaan yang dilakukan oleh para pendiri merupakan milik perusahaan di masa yang akan datang. Pada umumnya jika nantinya perusahaan akan didirikan dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT), isi dari Founders Agreement akan dituangkan ke dalam Anggaran Dasar PT.
Meski Founders Agreement tidak diwajibkan secara hukum, perjanjian ini dapat bermanfaat bagi pemegang saham untuk meminimalisir terjadinya konflik atau sengketa antar pemegang saham, terutama jika nantinya startup mendapatkan pendanaan dari investor dan adanya pemegang saham baru pada startup. Selain itu, Founders Agreement juga dapat mengatur terkait pengakhiran perjanjian apabila terjadi ketidakcocokan, misalnya tentang konsekuensi apabila salah satu pemegang saham memutuskan untuk keluar dan memindahtangankan atau menjual sahamnya kepada orang lain.
Perjanjian Pembiayaan (Financing Agreement)
Financing Agreement adalah perjanjian yang umumnya mengatur hak dan kewajiban perusahaan kepada penanam modal / pemberi pinjaman seperti investor, modal ventura, pinjaman bank dan lainnya. Perjanjian ini biasanya berisi mengenai bagaimana syarat pembiayaan tersebut dilakukan, hal-hal apa saja yang dapat diberikan perusahaan kepada penanam modal sebagai timbal balik hingga jangka waktu lamanya pembiayaan tersebut.
Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah seberapa besar peran investor atau pemodal dalam startup tersebut. Apabila investor memiliki saham mayoritas, maka seringkali menjadi konflik antara founders dengan investor. Pada kondisi ini perjanjian investasi memiliki fungsi yang penting karena di dalam surat perjanjian inilah akan diatur mengenai hak investor dan perannya dalam startup tersebut.
Perjanjian Kerja (Employment Agreement)
Employment Agreement mengatur tentang ketentuan-ketentuan penting antara perusahaan dan pekerja yang nantinya akan berhubungan dengan rahasia perusahaan. Perjanjian ini biasanya mencakup sebuah penawaran kerja, kebijakan perusahaan, serta hak dan kewajiban kedua pihak.
Perjanjian Rahasia (Non Disclosure Agreement)
Non Disclosure Agreement adalah perjanjian yang menjamin penerima informasi akan menjaga rahasia yang diterimanya dan hanya menggunakannya sebatas dengan hal yang ditentukan. Hal ini dikarenakan jika penerima informasi menyalahgunakan informasi yang diterimanya, maka dapat menimbulkan kerugian bagi pihak pemberi informasi. Perjanjian ini dapat diberikan kepada calon investor, calon pemegang saham, bahkan kepada karyawan perusahaan Anda.
Kebijakan Privasi (Privacy Policy)
Siapa yang tidak pernah membaca tentang Kebijakan Privasi? Kebijakan privasi umumnya digunakan pada bisnis digital seperti aplikasi dan website, dimana perjanjian ini berfungsi untuk mengatur bagaimana perlakuan data pengguna yang mengakses website atau aplikasi perusahaan. Untuk melindungi data pengguna, pemerintah telah mengatur perlindungan data pribadi dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik. Aturan ini mengatur tentang kewajiban bagi penyelenggara sistem elektronik untuk menjaga data pribadi yang diperoleh dari sistem eletronik yang dikelola olehnya.
Term of Use Agreement
Term of Use Agreement merupakan perjanjian antara perusahaan atau pengelola aplikasi/website dengan pengguna atau konsumen yang akan menggunakan jasa perusahaan tersebut. Perjanjian ini mengatur batasan tanggung jawab perusahaan dan bagaimana jasa atau situs tersebut dapat digunakan.
Itulah perjanjian-perjanjian yang perlu diperhatikan bagi bisnis startup Anda. Hal ini guna menjalankan bisnis secara aman, nyaman dan tentunya melindungi perusahaan Anda jika terjadi sengketa.
Share this article